Haijatim.com, Surabaya – Kantor Wilayah (Kanwil) Utama Jasa Raharja Jawa Timur terus mematangkan langkah strategis guna meningkatkan kualitas layanan publik di sektor asuransi transportasi. Melalui giat One On One Meeting yang digelar maraton pada 19 hingga 25 Februari 2026, jajaran pimpinan turun langsung melakukan evaluasi dan penguatan di tingkat loket kantor cabang hingga KPJR.
Kegiatan krusial ini dipimpin langsung oleh Kepala Kantor Wilayah (Kakanwil) Jawa Timur, Tamrin Silalahi, ST., M.Si., AAAIK. Pertemuan ini menjadi wadah konsolidasi antara pemangku kebijakan wilayah dengan para garda terdepan, mulai dari Kepala Cabang, Kepala KPJR, hingga staf operasional di lapangan.

Fokus pada Tiga Ekosistem Utama
Tujuan utama dari One On One Meeting ini adalah memastikan program strategis di bidang operasional berjalan linear di seluruh lini. Terdapat tiga pilar utama (ekosistem) yang menjadi titik berat pembahasan:
1. Ekosistem Penerimaan: Optimalisasi pemungutan Sumbangan Wajib (SW) sebagai fondasi keberlanjutan perlindungan dasar bagi masyarakat.
2. Ekosistem Pelayanan Santunan: Mempercepat dan mempermudah proses penyaluran santunan agar manfaatnya dirasakan langsung oleh korban kecelakaan secara tepat waktu.
3. Ekosistem Keselamatan Transportasi: Kolaborasi aktif dalam menekan angka kecelakaan melalui program preventif yang terukur.
Komitmen Pelayanan Terbaik
Dalam arahannya, Kakanwil Jawa Timur menekankan bahwa koordinasi tatap muka ini bukan sekadar rutinitas birokrasi, melainkan upaya menyamakan persepsi demi performa yang solid. “Kegiatan ini diharapkan dapat memberikan insight positif bagi seluruh pegawai. Kita ingin memastikan setiap loket memiliki standar yang sama dalam memberikan kontribusi terbaik bagi pencapaian kinerja Kanwil Jawa Timur di tahun 2026,” ujar Kakanwil di sela-sela kegiatan.
Dengan semangat #JatimSuperOke dan nilai-nilai #AKHLAK, pertemuan ini menjadi sinyal kuat bahwa Kanwil Utama Jawa Timur berkomitmen penuh dalam mengedepankan #KOLABORASI demi keselamatan dan kenyamanan transportasi masyarakat di Jawa Timur.
Melalui penguatan di sisi operasional ini, diharapkan masyarakat dapat merasakan layanan yang lebih responsif, transparan, dan profesional di setiap titik layanan kantor cabang maupun KPJR. (dia)













