Haijatim.com, Surabaya – Di balik deru mesin Crane dan hiruk-pikuk arus logistik di gerbang ekspor-impor, PT Pelindo Terminal Petikemas (SPTP) Group membuktikan bahwa denyut nadi bisnis pelabuhan tetap mengedepankan nilai kemanusiaan dan sisi humanis.
Melalui gelaran Media Gathering 2026 yang berlangsung di Pelindo Place Office Tower, Surabaya, Rabu (3/3), SPTP Group bersama anak usahanya, PT Terminal Petikemas Surabaya (TPS) dan PT Terminal Teluk Lamong (TTL), menghadirkan momen penuh haru sekaligus inspiratif.
Inspirasi dari Anak Berkebutuhan Khusus
Mengusung tema “Bersama Dalam Ketulusan, Tumbuhkan Inspirasi Kebaikan”, acara ini tidak sekadar menjadi ajang silaturahmi dengan insan pers. SPTP Group menghadirkan anak-anak dari Yayasan Urunan Kebaikan Kawan Netra, YPAC, Panti Asuhan Yauma Asrama, dan Panti Asuhan Kreatif Darul Hikmah untuk unjuk gigi.
Ryan Dwi Pradana, salah satu anak dari YPAC yang tampil memukau dengan bakat seninya, menyampaikan rasa harunya. “Kami senang bisa tampil dan bertemu banyak orang yang peduli kepada kami. Terima kasih atas kesempatan yang diberikan,” ungkap Ryan.
Kehadiran anak-anak ini bukan tanpa alasan. Bambang Susilo, Pendamping dari YPAC, menegaskan bahwa ruang apresiasi seperti ini adalah vitamin bagi mental anak-anak. “Yang paling penting bagi anak-anak adalah perhatian dan penghargaan. Ketika mereka diberi ruang untuk tampil dan diapresiasi, rasa percaya diri mereka tumbuh,” tutur Bambang.

Komitmen Sosial dan Kinerja Operasional yang Melesat
Sekretaris Perusahaan PT Pelindo Terminal Petikemas, Widyaswendra, menjelaskan bahwa kegiatan ini adalah wujud nyata komitmen perusahaan dalam menjaga keseimbangan antara profit dan kepedulian sosial. “Di balik aktivitas operasional, kami percaya perusahaan juga memiliki tanggung jawab sosial untuk berbagi dan memberikan manfaat bagi masyarakat,” jelasnya.
Menariknya, semangat kemanusiaan ini berjalan beriringan dengan performa bisnis yang impresif. Sepanjang tahun 2025, SPTP Group mencatatkan arus peti kemas sebesar 13,34 juta TEUs, atau tumbuh 6,87% secara tahunan. Capaian ini menyumbang sekitar 67,5% dari total arus peti kemas Pelindo Group.
Kontribusi Terminal Internasional
Dua garda terdepan SPTP di Surabaya, yakni TPS dan TTL, turut menunjukkan taringnya:
– PT Terminal Petikemas Surabaya (TPS): Mencatat arus 1,57 juta TEUs pada 2025, didominasi trafik internasional (95%).
– PT Terminal Teluk Lamong (TTL): Membukukan 2,82 juta TEUs pada 2025 dan membidik target 3,04 juta TEUs pada 2026.
Direktur Utama TTL, David Pandapotan Sirait, optimistis bahwa optimalisasi operasional akan terus mendorong kelancaran logistik nasional sekaligus memperkuat hubungan harmonis dengan masyarakat sekitar pelabuhan. (boi)







