Haijatim.com, Batu – PT Terminal Petikemas Surabaya (TPS) menghijaukan Coban Talun dengan 120 bibit pohon pinus. Tujuannya adalah untuk warisan ekosistem.
Demikian komitmen terhadap pelestarian alam kembali ditegaskan oleh PT Terminal Petikemas Surabaya (TPS). Sebagai langkah nyata dalam mitigasi perubahan iklim, TPS melakukan aksi penanaman 120 bibit pohon pinus di kawasan wisata alam Coban Talun, Kota Batu, pada Sabtu (31/1).
Kegiatan ini bukan sekadar seremoni, melainkan bagian dari program strategis Tanggung Jawab Sosial dan Lingkungan (TJSL) perusahaan yang menyasar penguatan ekosistem di wilayah Jawa Timur.

Sinergi Pekerja dan Direksi untuk Alam
Aksi hijau ini melibatkan partisipasi aktif dari jajaran direksi hingga seluruh pekerja TPS. Keterlibatan kolektif ini bertujuan untuk membangun budaya peduli lingkungan yang dimulai dari internal perusahaan.
Sekretaris Perusahaan TPS, Erika Asih Palupi, menegaskan bahwa penanaman pohon ini adalah langkah konkret yang konsisten dilakukan perusahaan demi menjaga keseimbangan alam.
“Penanaman 120 bibit pohon pinus ini adalah bentuk komitmen TPS dalam mendukung pelestarian lingkungan sekaligus kontribusi untuk meminimalkan dampak perubahan iklim. Kami melibatkan seluruh pekerja karena pelestarian lingkungan merupakan tanggung jawab bersama,” ujar Erika di sela-sela kegiatan.
Mengapa Pohon Pinus? Manfaat bagi Masyarakat dan Lingkungan
Pemilihan lokasi di Coban Talun didasari oleh kebutuhan mendesak akan penguatan vegetasi di kawasan wisata tersebut. Penanaman pohon pinus dipilih karena memiliki daya adaptasi yang tinggi dan memberikan manfaat ekologis jangka panjang, di antaranya:
* Penyangga Struktur Tanah: Akar pohon pinus membantu mengikat tanah, sehingga sangat efektif dalam mencegah erosi dan tanah longsor di area perbukitan.
* Optimalisasi Resapan Air: Pinus berperan penting dalam menjaga ketersediaan air tanah, yang sangat vital bagi pasokan air warga sekitar dan keberlangsungan ekosistem sungai.
* Penyaring Udara Alami: Melalui proses fotosintesis, pohon-pohon ini menyerap karbon dioksida dan menghasilkan oksigen segar, yang meningkatkan kualitas udara di kawasan wisata Batu.
* Habitat Keanekaragaman Hayati: Menjadi rumah bagi berbagai fauna lokal, menjaga rantai makanan tetap seimbang.
Komitmen Berkelanjutan dan Ajakan Menjaga Lingkungan
Selain melakukan penanaman, kegiatan ini juga diisi dengan sesi edukasi lingkungan. TPS mengajak masyarakat lokal dan pengunjung wisata untuk memiliki rasa memiliki terhadap pohon-pohon yang telah ditanam.
Program ini selaras dengan tujuan pembangunan berkelanjutan atau Sustainable Development Goals (SDGs), terutama pada poin aksi iklim dan menjaga ekosistem daratan.
“Kami ingin memastikan bahwa setiap langkah yang kami ambil memiliki dampak positif, baik bagi lingkungan maupun masyarakat. Melalui program TJSL, TPS akan terus menghadirkan kegiatan berkelanjutan,” tambah Erika.
Dengan adanya inisiatif ini, diharapkan warga sekitar dan wisatawan dapat bersama-sama menjaga kelestarian bibit pinus tersebut. Sebab, menjaga lingkungan bukan hanya tugas perusahaan atau pemerintah, melainkan warisan untuk generasi mendatang. (boi)







