Haijatim.com, Surabaya – BRI Kantor Cabang Surabaya Kaliasin mengambil langkah tegas dengan pemberitaan yang beredar terkait adanya oknum pekerja yang diduga terlibat dalam kasus fraud. Dengan melakukan pemecatan dan menyeret oknum pekerja ke jalur hukum, sebagai komitmen nyata dalam memberantas praktik curang.
Dimana integritas perbankan menjadi fondasi utama dalam menjaga kepercayaan nasabah. Menanggapi isu yang beredar, Kantor Cabang BRI Surabaya Kaliasin menunjukkan komitmen nyata.
Langkah tegas BRI Kaliasin diambil setelah ditemukan adanya oknum pekerja yang diduga terlibat dalam kasus fraud. Kasus ini kini resmi ditangani oleh Penyidik Seksi Tindak Pidana Khusus (Pidsus) Kejaksaan Negeri Surabaya.
Hasil Audit Internal yang Proaktif
Pengungkapan skandal ini bukan berasal dari pihak luar, melainkan hasil deteksi dini sistem pengawasan internal. Branch Manager BRI Surabaya Kaliasin, Ryan Kosasih Raharja, menjelaskan bahwa temuan ini adalah buah dari audit konsisten.
Sistem pengendalian internal yang kuat memungkinkan perusahaan mengidentifikasi penyimpangan secara cepat. Pelaporan ke pihak berwajib menjadi bukti bahwa perusahaan tidak memberi ruang bagi pelaku kejahatan perbankan.
Penerapan Sanksi Maksimal
Manajemen tidak main-main dalam menyikapi pelanggaran kode etik ini. Sebagai bentuk pertanggungjawaban, oknum pekerja yang terlibat telah dijatuhi sanksi Pemutusan Hubungan Kerja (PHK).
Keputusan PHK tersebut sudah resmi berlaku sejak 9 Januari 2026. Langkah ini diambil setelah melalui proses investigasi internal yang mendalam sesuai kebijakan perusahaan.
“Kami memberikan apresiasi kepada Kejaksaan Negeri Surabaya dan pihak berwenang,” ungkap Ryan dalam keterangan resminya.
Ia menambahkan bahwa proses hukum akan terus berjalan sesuai peraturan perundang-undangan yang berlaku.
Komitmen Zero Tolerance dan GCG
Langkah tegas BRI Kaliasin ini mencerminkan prinsip zero tolerance terhadap segala bentuk kecurangan di lingkungan kerja. Perusahaan memprioritaskan keamanan dana nasabah dan transparansi operasional di atas segalanya.
Ke depan, BRI berkomitmen memperkuat penerapan Good Corporate Governance (GCG). Literasi mengenai integritas akan terus ditingkatkan kepada seluruh jajaran pekerja.
Upaya ini bertujuan untuk menciptakan lingkungan perbankan yang aman, akuntabel, dan transparan. BRI memastikan bahwa setiap pelanggaran akan ditindak tegas tanpa pandang bulu demi menjaga marwah institusi.
Masyarakat diimbau untuk tetap tenang karena sistem pengawasan perbankan bekerja secara optimal. Langkah hukum ini menjadi jaminan bahwa perlindungan nasabah tetap menjadi prioritas utama. (boi)







