Haijatim.com, Surabaya – PT Terminal Petikemas Surabaya (TPS) memperkuat kompetensi Mahasiswa Akuntansi UNAIR di dunia pendidikan. Caranya dengan melalui kuliah umum.
Begitulah komitmen TPS dalam memajukan mutu sekolah tinggi di Indonesia. Langkah ini menjadi bukti nyata keseriusan komitmen TPS di dunia pendidikan dalam mencetak generasi muda berkualitas.
Komitmen tersebut diwujudkan lewat kuliah umum bagi mahasiswa Akuntansi Universitas Airlangga. Agenda penting ini berlangsung di Kantor TPS Surabaya, Senin lalu.
Kupas Sistem Pengendalian Internal Laporan Keuangan Perusahaan
Direktur Keuangan, SDM, dan Manajemen Risiko TPS, Sapto Wasono Soebagio, hadir sebagai pemateri. Beliau mengupas tuntas sistem pengendalian internal laporan keuangan perusahaan.
Sistem kontrol internal berperan sangat krusial dalam menjaga transparansi bisnis. Hal ini juga mendukung implementasi tata kelola perusahaan yang baik secara berkelanjutan.
“Pemahaman terkait pengendalian internal sangat penting bagi calon akuntan. Sistem efektif mencegah kecurangan dan memastikan laporan keuangan dapat dipercaya,” tegas Sapto.
Para mahasiswa prodi Akuntansi UNAIR menyambut kegiatan edukasi ini dengan sangat antusias. Mereka berdiskusi aktif mengenai tantangan nyata implementasi sistem pengendalian di industri.

Pentingnya Kolaborasi
Sekretaris Perusahaan TPS, Erika Asih Palupi, menegaskan pentingnya kolaborasi multipihak ini. Hubungan dunia usaha dan perguruan tinggi harus terus diperkuat demi masa depan bangsa.
“Kami ingin memberikan kontribusi nyata bagi mahasiswa lewat berbagi pengalaman terbaik. Kolaborasi ini bertujuan mencetak SDM kompeten yang siap bersaing di dunia kerja,” ujar Erika.
Erika menambahkan bahwa perseroan akan terus meluncurkan program edukatif secara konsisten. Program tersebut merupakan bentuk tanggung jawab sosial dalam memperkuat pilar TPS dunia pendidikan.
Mahasiswa Siap Hadapi Dunia Profesional
Melalui pembekalan intensif ini, mahasiswa diharapkan siap menghadapi dinamika dunia profesional. Wawasan praktis dari industri menjadi modal berharga bagi karir masa depan mereka.
Alhasil PT Terminal Petikemas Surabaya bukan sekadar sebagai perusahaan logistik/pelabuhan, melainkan sebagai aktor penggerak yang peduli pada kemajuan pendidikan. Bentuk komitmen ini diwujudkan melalui transfer pengetahuan (knowledge sharing) dari praktisi ahli kepada akademisi.
Artinya TPS memperkecil kesenjangan antara teori di kampus dan praktik nyata di industri (link and match). Dengan menguasai Internal Control Over Financial Reporting langsung dari ahlinya, mahasiswa Akuntansi UNAIR disiapkan menjadi lulusan yang memiliki daya saing tinggi, transparan, dan akuntabel saat terjun ke masyarakat kelak. (boi)













