Haijatim.com, Jakarta – Dunia hiburan Tanah Air kembali diguncang kabar sangat mengejutkan. Gitaris sekaligus pendiri grup, Dodhy Hardiyanto, mengumumkan pembubaran band secara mendadak. Pengumuman tersebut disampaikan melalui akun Instagram pribadinya pada September 2026.
Dodhy mengaku keputusan drastis ini diambil karena rasa sakit hati yang lama dipendam. Ia menyinggung adanya kezaliman internal di dalam tubuh grup musik asal Lampung tersebut. Melalui unggahan itu, Dodhy menyatakan kangen band bubar secara resmi.
Tak hanya itu, Dodhy juga memberi instruksi tegas terkait hak cipta karya musiknya. Ia melarang keras mantan personel dan penyelenggara acara membawakan lagu-lagu ciptaannya. “Dilarang keras member dari ex Kangen band membawa lagu-lagu ciptaan saya,” tegas Dodhy.
Vokalis Bingung
Keputusan sepihak ini langsung memicu rasa bingung dan terkejut dari sang vokalis. Andika Mahesa mengaku sangat kaget saat mendengar kabar pembubaran tersebut dari media sosial. Pasalnya, mereka baru saja selesai tampil bersama di Hong Kong tanpa ada perselisihan. “Iya, memang enggak ada masalah sebenarnya, bingung makanya,” ungkap Andika.
Situasi ini menimbulkan ketidakpastian operasional serta legalitas bagi perjalanan grup ke depan. Padahal, jadwal panggung Kangen Band masih sangat padat hingga akhir tahun 2026.
Perpecahan ini menjadi sorotan mengingat perjalanan panjang karier mereka di blantika musik nasional. Grup pop Melayu ini resmi dibentuk di Bandar Lampung pada 4 Juli 2005. Karier mereka melejit usai merilis album perdana “Tentang Aku, Kau & Dia” pada 2007. Sejak saat itu, Kangen Band bertransformasi menjadi salah satu ikon musik nasional yang fenomenal.
Untuk menyelesaikan polemik ini, para personel dijadwalkan segera menggelar pertemuan di Jakarta. Andika menegaskan bahwa masa depan grup harus diputuskan bersama seluruh anggota dan manajemen. Publik dan pecinta musik kini menunggu klarifikasi resmi demi kepastian nasib grup legendaris tersebut. (Dian Novianto)









