Sinergi Kemendag & Kementerian BUMN Dukung UMKM Go Internasional

Haijatim.com, Jakarta – Kementerian Perdagangan (Kemendag) dan Kementerian Badan Usaha Milik Negara (BUMN) menjalin sinergi untuk mendukung ekspor usaha mikro, kecil, dan menengah (UMKM). Melalui program “UMKM Berani Inovasi, Siap Adaptasi Ekspor (UMKM BISA Ekspor)” yang diinisiasi oleh Kemendag, kolaborasi ini diharapkan dapat mendorong lebih banyak UMKM untuk bersaing di pasar internasional.

Hal tersebut disampaikan dalam pertemuan antara Menteri Perdagangan Budi Santoso (Mendag Busan) dan Menteri BUMN Erick Thohir pada Jumat (24/1) di Jakarta. Dalam pertemuan tersebut, kedua menteri sepakat untuk memanfaatkan potensi sinergi antara program-program kedua kementerian guna memperkuat ekosistem ekspor UMKM.

“Kami bertemu Menteri BUMN hari ini untuk mendapatkan dukungan bagi Program UMKM BISA Ekspor. Kami melihat Kementerian BUMN telah banyak mendukung UMKM, mulai dari pelatihan hingga pendanaan. Hal inilah yang kami perlukan untuk memperkuat daya saing UMKM sehingga dapat mendunia dengan ekspor ke berbagai negara,” ujar Mendag Busan usai pertemuan.

Dorong UMKM Binaan BUMN untuk Go Global
Kemendag berharap sinergi dengan Kementerian BUMN akan semakin memperkuat dukungan terhadap program UMKM BISA Ekspor, yang merupakan salah satu dari tiga program prioritas Kemendag. Sinergi ini juga diharapkan mampu mencetak lebih banyak UMKM binaan Kementerian BUMN dan perusahaan BUMN agar berorientasi pada pasar global.

Menteri BUMN Erick Thohir menyambut positif kolaborasi ini dan menegaskan pentingnya memaksimalkan potensi UMKM. Menurut Erick, Kementerian BUMN memiliki ekosistem yang dapat mendukung UMKM dalam merambah pasar internasional.

“Kami melihat potensi sinergi Kementerian BUMN dengan Kemendag, terutama terkait UMKM untuk bisa go international. Kami akan memaksimalkan hal tersebut. Ada banyak BUMN yang selama ini membantu perkembangan UMKM,” kata Erick Thohir.

Fasilitasi Promosi dan Business Matching
Program UMKM BISA Ekspor dirancang untuk memberikan berbagai peluang bagi UMKM, termasuk melalui program promosi dan business matching. Dalam program ini, pelaku UMKM dapat memanfaatkan jaringan perwakilan perdagangan RI di luar negeri, seperti Atase Perdagangan dan Indonesian Trade Promotion Center (ITPC). Mereka juga diberi kesempatan untuk mengikuti kegiatan pitching produk di hadapan perwakilan perdagangan (perwadag), guna mengidentifikasi potensi produk di pasar internasional.

Setelah sesi pitching, perwadag akan membantu mencari calon pembeli di luar negeri dan memfasilitasi proses penjajakan bisnis (business matching). Langkah ini bertujuan untuk mempertemukan pelaku UMKM dengan calon pembeli, sehingga potensi ekspor dapat terealisasi.

Harapan ke Depan
Melalui kolaborasi ini, Kemendag dan Kementerian BUMN berkomitmen untuk terus mendukung UMKM agar lebih kompetitif di pasar global. Dukungan berupa pelatihan, pendanaan, serta akses ke ekosistem perdagangan internasional diharapkan dapat membantu UMKM Indonesia mencapai level yang lebih tinggi.

Dengan sinergi kedua kementerian ini, mimpi UMKM Indonesia untuk mendunia semakin dekat untuk diwujudkan. Program UMKM BISA Ekspor menjadi wujud nyata upaya pemerintah dalam mendorong pertumbuhan ekonomi nasional melalui penguatan sektor UMKM. (ton)

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *