Haijatim.com, Surabaya – Berkat inovasi kapal masa depan, Institut Teknologi Sepuluh Nopember (ITS) kembali meraih Juara Umum Kontes Kapal Indonesia 2025. Karyanya adalah material baru dan teknologi masa depan kapal modern.
Kompetisi berlangsung di Universitas Muhammadiyah Malang pada Sabtu, 6 Desember 2025. Prestasi ITS diraih melalui dua medali emas dari kategori Inovasi Desain dan Konstruksi serta Inovasi Perlengkapan Khusus. Kedua medali tersebut disumbang Tim Arkana ITS dan Tim DNA Hydromodelling ITS.
Koordinator KKI ITS, Dr Rudy Dikairono, menjelaskan raihan itu secara rinci. “Dua emas didapatkan oleh Tim Arkana ITS dan Tim DNA Hydromodelling ITS,” ujar Rudy.
Smart Ballast System dan Structural Health Monitoring Jadi Sorotan
Tim Arkana menyabet Juara 1 kategori IPK melalui proposal MV Arkana 007. Kapal Ropax itu dirancang untuk meningkatkan keselamatan rute Ketapang–Gilimanuk.
Rudy menegaskan bahwa MV Arkana 007 membawa teknologi penting untuk masa depan perkapalan Indonesia. Teknologi itu mencakup Smart Ballast System, Structural Health Monitoring System, dan fitur Overweight Monitoring.
Smart Ballast System berfungsi menjaga stabilitas kapal secara otomatis di berbagai kondisi laut. Sistem ini menyesuaikan volume ballast berdasarkan perubahan beban dan gelombang.
Structural Health Monitoring System memantau kondisi struktur kapal secara real time selama beroperasi. Sementara Overweight Monitoring mendeteksi kelebihan beban yang berpotensi merusak struktur kapal.
Menurut Rudy, kombinasi itu menghasilkan rancangan kapal yang lebih aman dan efisien. “Berkat inovasi tersebut, kapal mampu memenuhi kebutuhan keselamatan, kenyamanan, serta keberlanjutan lingkungan,” terang Rudy.

Material Baru untuk Stabilitas Kapal
Inovasi juga datang dari Tim DNA Hydromodelling ITS yang meraih emas kategori IDK. Mereka mengembangkan material baru untuk tangki kapal agar stabilitas semakin baik.
Perwakilan tim, Alvian Syiham, mengungkapkan manfaat inovasi tersebut. “Dengan material baru ini, kapal menjadi lebih stabil,” ujar Alvian.
Material tersebut dinilai mampu menekan risiko oleng pada berbagai kondisi cuaca. Teknologi ini dianggap relevan untuk perkembangan kapal nasional yang membutuhkan daya tahan tinggi.
Prestasi Lain dari Tim Barunastra ITS
Tim Barunastra ITS turut menyumbang prestasi melalui Juara Harapan 1 kategori Fuel Engine Remote Control. Tim ini berfokus pada peningkatan sistem keselamatan kapal kecil berbasis robotik.
Menurut Alvian, timnya akan memperkuat kemampuan deteksi sinyal bahaya pada prototipe kapal. “Pengembangan selanjutnya berfokus pada prototipe yang lebih kedap air dan bertenaga propulsi aman,” jelasnya.
Teknologi Kapal Masa Depan untuk Indonesia
Keberhasilan ITS di KKI 2025 menegaskan peran kampus tersebut dalam mendorong inovasi maritim nasional. Teknologi seperti Smart Ballast System dan Structural Health Monitoring dinilai krusial bagi masa depan industri perkapalan Indonesia.
Kedua sistem mampu meningkatkan keamanan operasional, efisiensi energi, dan kesiapan kapal menghadapi cuaca ekstrem. Inovasi ini juga mendukung pembangunan kapal cerdas yang sejalan dengan perkembangan global.
Prestasi tersebut memperkuat komitmen ITS dalam mendukung tujuan pembangunan berkelanjutan. Hal itu sejalan dengan poin industri, inovasi, dan infrastruktur serta kehidupan bawah air.
Dengan kemenangan ini, ITS menegaskan diri sebagai pusat inovasi teknologi maritim di Indonesia. Inovasi mahasiswa ITS diharapkan mendorong kemajuan industri perkapalan nasional dalam beberapa tahun mendatang. (boi)













