Haijatim.com, Jakarta – KS Orka Renewables Pte. Ltd. mencatatkan kinerja positif hingga Kuartal III (Q3) 2025 melalui kontribusi nyata dalam penyediaan energi listrik panas bumi, penguatan dampak sosial di wilayah operasional, serta konsistensi strategi bisnis berkelanjutan sebagai fondasi pertumbuhan menuju 2026.
Melalui dua wilayah kerja utama di Sumatera Utara dan Nusa Tenggara Timur, KS Orka Renewables terus mempertegas perannya sebagai pengembang energi terbarukan yang bertanggung jawab dan berdampak, sejalan dengan agenda transisi energi bersih nasional.
Total Produksi Listrik Tembus 1 Juta MWh
Hingga Q3 2025, KS Orka Renewables berhasil menghasilkan lebih dari 1 juta MWh energi listrik panas bumi. Kontribusi utama berasal dari PT Sorik Marapi Geothermal Power (SMGP) dengan produksi lebih dari 1 juta MWh, serta PT Sokoria Geothermal Indonesia (SGI) yang menyumbang lebih dari 44 ribu MWh.
Capaian tersebut berdampak langsung terhadap ketahanan energi daerah. Saat ini, PLTP Sorik Marapi menyuplai 100 persen kebutuhan listrik Kabupaten Mandailing Natal, sementara PLTP Sokoria berkontribusi sekitar 52 persen kebutuhan listrik Kabupaten Ende, Nusa Tenggara Timur.
Seluruh pembangkit milik KS Orka Renewables mengandalkan teknologi Organic Rankine Cycle (ORC) dari Kaishan Group yang memungkinkan efisiensi waktu dan biaya, sekaligus pemanfaatan sumber panas bumi secara optimal dan ramah lingkungan.

Dampak Sosial Melalui Puluhan Program CDCR
Tak hanya fokus pada kinerja operasional, KS Orka Renewables juga konsisten membangun hubungan jangka panjang dengan masyarakat sekitar wilayah kerja melalui program Community Development and Community Relations (CDCR).
Hingga Q3 2025, perusahaan telah melaksanakan lebih dari 60 program CDCR, yang terdiri dari 43 program di wilayah SMGP dan 19 program di SGI. Program-program tersebut mencakup lima pilar utama, yakni ekonomi, edukasi, kesehatan, agama, seni dan budaya, serta lingkungan.
Berbagai inisiatif yang dijalankan meliputi pengembangan kopi dan tanaman produktif, perpustakaan keliling, penyuluhan serta pemeriksaan kesehatan gratis secara rutin, partisipasi dalam kegiatan adat, hingga pengembangan agrowisata berbasis potensi lokal.
Program CDCR ini dirancang untuk mendorong kemandirian ekonomi masyarakat, meningkatkan kualitas hidup, serta menciptakan harmoni antara proyek panas bumi dan lingkungan sosial.
Komitmen Energi Hijau yang Inklusif
VP Corporate Relations and Stakeholder KS Orka Renewables Pte. Ltd., Ali Sahid, menyatakan bahwa capaian hingga Q3 2025 mencerminkan optimisme perusahaan terhadap masa depan industri energi hijau di Indonesia.
“Capaian ini menunjukkan bahwa pengembangan energi panas bumi dapat berjalan selaras antara keandalan operasional dan dampak sosial. Kami melihat industri hijau sebagai ekosistem kolaboratif yang tidak hanya mendukung ketahanan energi, tetapi juga memberikan nilai tambah jangka panjang bagi masyarakat dan lingkungan,” ujar Ali Sahid.
Strategi Menuju 2026 dan Net Zero Emission 2060
Memasuki 2026, KS Orka Renewables akan memfokuskan strategi bisnis pada optimalisasi kinerja operasional di SMGP dan SGI, penguatan standar keselamatan dan keberlanjutan sebagai Objek Vital Nasional, serta pengembangan kemitraan strategis dengan berbagai pemangku kepentingan di Indonesia.
Selain itu, potensi pengembangan lanjutan di wilayah kerja SGI juga terus dikaji secara bertanggung jawab sebagai bagian dari strategi pertumbuhan jangka menengah perusahaan.
Seluruh capaian dan arah strategis tersebut merupakan bagian dari komitmen KS Orka Renewables dalam mendukung target Net Zero Emission 2060 Pemerintah Indonesia melalui pemanfaatan energi panas bumi yang bersih, aman, dan berkelanjutan.
Sekilas Tentang KS Orka Renewables
KS Orka Renewables Pte. Ltd. merupakan pengembang energi listrik panas bumi yang beroperasi sejak 2016 melalui dua wilayah kerja, yakni PT Sorik Marapi Geothermal Power (SMGP) di Mandailing Natal, Sumatera Utara, serta PT Sokoria Geothermal Indonesia (SGI) di Ende, Nusa Tenggara Timur, dengan total kapasitas terpasang mencapai 208 MW.
Perusahaan berkomitmen menghasilkan energi panas bumi secara bersih dan bertanggung jawab melalui inovasi teknologi Kaishan, sekaligus menciptakan dampak positif bagi lingkungan dan masyarakat sebagai bagian dari solusi transisi energi nasional. (boi)












