Haijatim.com, Surabaya – Beberapa lembaran tisu, harus menjadi teman wajib saat menonton Film Jangan Buang Ibu. Pasalnya tontonan untuk keluarga ini mampu membikin tangis warga Surabaya.
Demikian ratusan penonton bersimbah air mata di XXI Pakuwon Mall Surabaya pada Gala Premiere terbaru. Mereka menyaksikan kisah haru perjuangan seorang ibu senja yang takut dilupakan oleh anak-anaknya. Suasana bioskop dipenuhi isak tangis yang mendalam sepanjang pemutaran film drama keluarga ini.
Lembaran demi lembaran tisu menjadi teman paling pas saat menonton film yang emosional ini. Kedekatan emosi antara tisu dan Film Jangan Buang Ibu menjadi pemandangan utama di dalam studio. Penonton terus mengusap air mata menyaksikan akting memukau Nirina Zubir sebagai Ibu Ristiana.
Sinopsis Singkat dan Sentuhan Hadrah Daeng Ratu
Film Jangan Buang Ibu mengisahkan Ristiana, seorang ibu tunggal yang menghidupi ketiga anaknya dengan mandiri. Konflik memuncak saat anak-anaknya menghadapi dilema besar akibat beban utang peninggalan sang ayah.
Sutradara Hadrah Daeng Ratu berhasil mengemas dilema keluarga ini menjadi tontonan yang sangat menyentuh. Kisah ini menjadi refleksi tajam tentang arti pengorbanan orang tua di masa tua mereka.

Menghibur Penghuni Panti Jompo dan Apresiasi Tokoh
Tidak hanya menyasar pencinta film keluarga, Leo Pictures juga menghadirkan momen sosial yang hangat. Mereka mengajak Oma dan Opa dari panti jompo untuk menonton bersama di Surabaya. Kehadiran mereka di bioskop menjadi ruang hangat layaknya kunjungan anak dan cucu tercinta.
Gubernur Jawa Timur Khofifah Indar Parawansa dan Dahlan Iskan turut hadir memberikan dukungan penuh. “Jangan Buang Ibu mengajak kita memahami arti cinta, pengorbanan, dan kehadiran ibu dalam hidup,” ujar Agung Saputra selaku produser.
Penghargaan Perempuan Inspiratif Jawa Timur
Momen Gala Premiere ini juga dilengkapi dengan pemberian penghargaan penting bagi perempuan setempat. Leo Pictures memberikan penghargaan Perempuan Inspiratif Jawa Timur kepada belasan tokoh wanita yang berdedikasi.
Penerima penghargaan berasal dari berbagai latar belakang seperti akademisi, wirausaha, kesehatan, hingga bidang sosial. Tokoh seperti Lita Machfud Arifin dan Risa Santoso turut menerima apresiasi luar biasa ini.
“Ibu banyak mendoakan kita dalam hidup, saya terharu bisa berbagi rasa di Surabaya,” tutur Nirina Zubir hangat.
Transformasi Brilian Nirina Zubir
Nirina Zubir tampil luar biasa dengan bertransformasi menjadi seorang ibu berusia hingga 60 tahun. Penonton diajak mengikuti fase kehidupan karakter Ristiana dari usia 40 hingga usia senjanya.
Ketulusan aktingnya membuat ikatan emosional antara tisu dan Film Jangan Buang Ibu semakin tidak terpisahkan. Karya Leo Pictures ini siap tayang serentak di bioskop Indonesia mulai 25 Juni 2026. (von)













