Haijatim.com, Banyuwangi – Menjaga budaya Osing di Desa Sejahtera Astra Kemiren, Banyuwangi terbukti membawa dampak positif. Suara kayu lesung yang saling beradu menyambut pagi di Desa Kemiren, mengantarkan irama tradisional menjadi suguhan hangat bagi setiap wisatawan.
Masyarakat suku asli Banyuwangi ini konsisten melestarikan tradisi leluhur secara turun-temurun. Langkah menjaga budaya Osing terbukti efektif menjadi motor penggerak kesejahteraan warga.
Berbagai adat seperti Barong Ider Bumi dan Tari Gandrung terus hidup. Keunikan arsitektur rumah khas juga menjadi identitas kuat desa.

Dukungan Penuh Astra
Potensi besar ini mendapat dukungan penuh dari Astra sejak tahun 2024. Melalui program Desa Sejahtera Astra, empat bidang utama dikembangkan bersama.
Program tersebut mencakup bidang kesehatan, pendidikan, lingkungan, hingga kewirausahaan. Kolaborasi ini sukses menjangkau dan memperkuat peran 300 warga lokal.
Kini tersedia 50 homestay nyaman dengan total 92 kamar siap huni. Sebanyak 40 pelaku usaha kuliner, kerajinan, dan kopi juga berkembang.
Kelompok Sadar Wisata atau Pokdarwis ikut mengelola potensi wisata ini. Pendapatan rata-rata anggota Pokdarwis kini melonjak hingga 33 persen.
Penghasilan mereka naik dari Rp1,5 juta menjadi Rp2 juta per bulan. Budaya terbukti mampu membuka peluang ekonomi baru bagi masyarakat.
Tingkatkan Kualitas Hidup
“Desa Sejahtera Astra Kemiren menunjukkan bahwa pelestarian budaya dan pembangunan masyarakat dapat berjalan beriringan. Melalui penguatan pada bidang kesehatan, pendidikan, lingkungan, dan kewirausahaan, Astra percaya bahwa warisan budaya Osing tidak hanya tetap lestari, tetapi juga memberikan manfaat yang lebih luas bagi masyarakat melalui peningkatan kualitas hidup, peluang usaha, dan kesejahteraan yang berkelanjutan,” ujar Chief of Corporate Affairs Astra, Boy Kelana Soebroto.
Pada sektor kesehatan, Astra memperkuat layanan Posyandu serta edukasi warga. Sarana kesehatan dasar disediakan demi mendukung ibu dan anak.
Di bidang pendidikan, pengenalan budaya lokal dimulai sejak usia dini. Fasilitas PAUD dilengkapi sarana belajar dan alat permainan edukatif.
Pengelolaan lingkungan juga menjadi prioritas penting seiring kemajuan aktivitas wisata. Warga didampingi mengelola sampah organik menjadi pupuk dan biogas.
Sektor kewirausahaan diperkuat lewat pemberdayaan UMKM dan promosi wisata budaya. Hasilnya, desa ini meraih penghargaan nasional hingga internasional.
Desa Kemiren sukses meraih Anugerah Desa Wisata Indonesia dan ASEAN Tourism Award 2025. Desa ini juga masuk The Best Tourism Village Upgrade Program 2025.
Semangat kolaborasi ini sejalan dengan cita-cita Astra untuk sejahtera bersama bangsa. (boi)












