Kapal Induk Pertama Indonesia, Sriwijaya

Sejarah Baru Maritim Indonesia

NEWS26 views

Haijatim.com, Jakarta – TNI Angkatan Laut resmi mengukir sejarah baru dalam dunia pertahanan maritim Indonesia. Kapal induk Giuseppe Garibaldi asal Italia kini telah menjadi milik Indonesia, dengan nama Sriwijaya.

Kapal yang telah bersandar di Pelabuhan Tanjung Priok tersebut menandai babak baru penguatan pertahanan negara. Langkah strategis ini membuktikan bahwa akhirnya Indonesia memiliki kapal induk pertama Sriwijaya.

Kapal perang hibah sepanjang 180 meter ini diprediksi mampu beroperasi optimal hingga 20 tahun mendatang. Proses pergantian bendera serta perubahan nama secara resmi dijadwalkan berlangsung pada 24 September 2026.

Teluk Ratai Lampung
Pemerintah Indonesia menunjuk pangkalan Teluk Ratai di Lampung sebagai markas utama pendukung operasional armada besar ini. Lokasi Teluk Ratai dinilai memiliki kedalaman laut dan akses navigasi yang sangat ideal.

Sebanyak 400 personel militer terlatih disiapkan untuk mengawaki kapal ini. Armada ini difokuskan untuk mendukung misi kemanusiaan serta penanggulangan bencana alam di wilayah kepulauan.

Kepala Staf Angkatan Laut Laksamana TNI Muhammad Ali memberikan penjelasan mendalam terkait operasional kapal. “Ini juga nantinya akan lebih kita gunakan untuk kepentingan OMSP,” ujar Laksamana Muhammad Ali.

Ia menegaskan bahwa fokus utama penggunaan kapal adalah untuk Operasi Militer Selain Perang. “Namun juga bisa digunakan untuk kepentingan militer untuk perang,” tuturnya.

Platform Pendukung Operasional
Ia menambahkan bahwa Indonesia sangat membutuhkan platform pendukung operasional helikopter dalam jumlah banyak. “Tapi kita fokuskan terutama untuk OMSP di mana negara kita ini banyak bencana alam,” katanya.

Kehadiran kapal ini secara signifikan meningkatkan kemampuan logistik serta pengawasan udara maritim nasional. Dek penerbangan kapal mendukung operasional helikopter dan pesawat tanpa pemandu secara cepat menuju daerah terpencil.

Pemilihan nama Sriwijaya sengaja diambil untuk merefleksikan kejayaan sejarah maritim Nusantara di masa lalu. Kerajaan Sriwijaya dahulu dikenal sangat tangguh dalam menguasai jalur perdagangan kawasan Selat Malaka. Kini semangat bahari tersebut dihadirkan kembali guna menjaga kedaulatan laut Indonesia. (Dian Novianto)

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *