Haijatim.com, Surabaya – Kementerian Kependudukan dan Pembangunan Keluarga/BKKBN bersama Komisi IX DPR RI menggelar sosialisasi program Bangga Kencana di Surabaya. Acara berlangsung di Jl. Kandangan Jaya 4 No.1, Kecamatan Benowo, Surabaya, Jawa Timur.
Sosialisasi ini dihadiri ratusan peserta dan menghadirkan sejumlah narasumber. Mereka adalah Dra. Lucy Kurniasari anggota Komisi IX DPR RI, Desy Mega Aditi, M.Psi. perwakilan BKKBN Jawa Timur, serta dr. Atiek Tri Arini, M.Kes. dari DP3APPKB Kota Surabaya.
Kegiatan diawali dengan menyanyikan lagu Indonesia Raya dan Mars KB. Selanjutnya para narasumber memaparkan materi mengenai program Bangga Kencana.

Ciptakan Keluarga Berkualitas
Lucy Kurniasari menjelaskan Bangga Kencana adalah strategi penting untuk menciptakan keluarga berkualitas menuju Indonesia Emas 2045. Ia menekankan pencegahan stunting merupakan investasi terbaik membangun generasi sehat, cerdas, dan produktif.
Menurutnya, tantangan besar masih ada seperti tingginya angka stunting, pernikahan dini, dan minimnya edukasi kesehatan reproduksi remaja.
Sementara itu, Desy Mega Aditi menyoroti peran sentral Tim Pendamping Keluarga (TPK) sebagai garda terdepan BKKBN di masyarakat. Ia menjelaskan konsep “Quick Win” hanya bisa tercapai melalui kolaborasi lintas sektor.
Gerakan Ayah Teladan
Desy juga menekankan pentingnya program Bapak/Ibu Asuh Anak Stunting (BAAS). Program ini mengajak swasta, komunitas, dan individu mendukung gizi serta fasilitas anak stunting.
Dalam kesempatan itu, dr. Atiek Tri Arini menyampaikan tentang Gerakan Ayah Teladan Surabaya (GATRA). Program ini menghadirkan kegiatan parenting bagi para ayah hingga tingkat RW melalui pertemuan rutin.
“Melalui GATRA, ayah didorong aktif mendukung tumbuh kembang anak agar keluarga kuat dan Surabaya hebat,” ujarnya.
Sosialisasi Bangga Kencana di Surabaya ini menegaskan komitmen BKKBN bersama DPR RI membangun generasi unggul menuju Indonesia Emas 2045. (boi)












