Bulan K3 Pelindo Regional 3 Sub Jawa Gelar Apel & Simulasi Bahaya Kebakaran

Haijatim.com, Surabaya – Bulan K3 (Kesehatan dan keselamatan Kerja) Nasional yang jatuh setiap tanggal 12 Januari, di tahun ini PT Pelindo Regional 3 sub Jawa menggelar apel bersama dan simulasi bahaya kebakaran, Jumat (26/01). Selain bertujuan menanamkan Budaya K3, selain itu demi keberlangsungan usaha di Tanjung Perak, Surabaya.

Apel yang dipimpin Sub Regional Head (SRH) Jawa , Ali Sodikin bertempat di halaman Kantor Pelindo Sub Regional 3 Jawa, Tanjung Perak. Dengan mengusung tema ‘Budayakan K3, Sehat dan Selamat dalam Bekerja, Terjaga Keberlangsungan Usaha’ menurut Pasal 1 angka 2 Peraturan Pemerintah (PP) Nomor 50 Tahun 2012 tentang Sistem Manajemen Keselamatan dan Kesehatan Kerja (K3), merupakan segala kegiatan untuk menjamin dan melindungi keselamatan dan kesehatan tenaga kerja melalui upaya pencegahan kecelakaan kerja dan penyakit akibat kerja.

“Adapun pelaksanaan Bulan K3 Nasional telah diatur Menaker RI dalam Keputusan Menaker RI Nomor 244 Tahun 2023 tentang Pelaksanaan Bulan Keselamatan dan Kesehatan Kerja Nasional Tahun 2024,” ucap Ali Sodikin.

Baca juga: Menaker Pastikan K3 Smelter PT Freeport Indonesia di Gresik Optimal

Menurut pria yang biasa di panggil Also ini, beberapa poin tujuan dan sasaran bulan K3 Nasional tahun 2024 adalah meningkatkan kesadaran dan kepatuhan norma K3 diantaranya menjamin terlaksananya perlindungan K3 pada setiap kegiatan di semua sektor usaha, meningkatkan penerapan K3 pada pola dan bentuk pekerjaan baru yang timbul akibat era digital ekonomi, mewujudkan sumber daya manusia K3 yang unggul dan berdaya saing dan meningkatkan partisipasi semua pihak dalam mewujudkan kemandirian pelaksanaan budaya K3 di setiap kegiatan pembangunan ekonomi yang esklusif dan berkelanjutan.

“Sedangkan sasaran K3 adalah meningkatnya jumlah perusahaan yang menerapkan K3, meningkatnya jumlah perusahaan nihil kecelakaan, meningkatnya pertumbuhan ekonomi di semua sektor usaha yang berbudaya K3, meningkatnya produktivitas kerja secara nasional dan meningkatnya koordinasi, sinergi, dan kolaborasi antar pemangku kepentingan,” wantinya.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *