Over Alih Kredit Motor FIFGroup, Makin Buntung Masuk Penjara & Kena Denda

Haijatim.com, Jember – Jangan sekali-kali melakukan over alih kredit tanpa sepengetahuan perusahaan pembiayaan terkait. Pasalnya jika itu dilakukan dan terbukti, merupakan tindakan pidana yang melanggar Undang-Undang Nomor 42 Tahun 1999 tentang Jaminan Fidusia pasal 23 ayat 2 dengan hukuman maksimal 2 tahun dan denda paling banyak sebesar Rp50 juta.

Demikian yang dialami Syaiful Bahri yang merupakan salah satu debitur PT Federal International Finance (FIFGROUP) Cabang Jember yang telah melakukan over alih kredit objek jaminan fidusia berupa sepeda motor merk Honda tipe Vario dengan nomor polisi P 6553 IH. Secara terbukti Syaiful Bahri dikenakan sanksi pidana penjara selama 7 bulan ditambah denda sebesar Rp50 juta seperti yang tertuang di dalam putusan Nomor 692/Pid. B/2023/PN Jmr.

FIFGROUP mendapati adanya tindakan over alih kredit yang dilakukan oleh salah satu debitur atas nama Syaiful Bahri di FIFGROUP Cabang Jember tepatnya di Komplek Pertokoan Mutiara Plaza, Jl Diponegoro No 37, Tembaan, Kepatihan, Jawa Timur.

Baca juga: Adira Finance Raih Suntikan Dana USD 300 Juta

Syaiful Bahri harus menjadi terpidana lantaran secara ilegal atau tanpa sepengetahuan FIFGROUP Cabang Jember telah melakukan over alih kredit terhadap objek jaminan fidusia berupa kendaraan roda dua merk Honda tipe Vario dengan nomor polisi P 6553 IH. Jaminan fidusia itu sendiri merupakan hak jaminan atas sebuah benda dalam proses kredit yang tetap berada di dalam penguasaan debitur sebagai agunan dalam pelunasan utang tertentu.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *